Seiring berjalannya waktu, manusia akan menjadi tua secara bertahap, fungsi tubuh mereka akan memburuk secara bertahap, gerakan mereka akan menjadi lamban, dan akan semakin sulit untuk menyelesaikan kehidupan sehari-hari mereka secara mandiri; terlebih lagi, banyak lansia, baik karena usia lanjut atau terjerat penyakit, hanya bisa terbaring di tempat tidur, tidak mampu merawat diri sendiri, dan membutuhkan seseorang untuk merawat mereka 24 jam sehari.
Di Indonesia, konsep tradisional seperti membesarkan anak untuk melindungi orang tua sangat mengakar di hati masyarakat, sehingga sebagian besar lansia yang memiliki anak akan menganggap perawatan keluarga sebagai pilihan pertama mereka. Namun, yang tidak dapat diabaikan adalah laju kehidupan di masyarakat modern yang terus meningkat. Tekanan yang dihadapi kaum muda tidak hanya berasal dari orang tua, tetapi juga dari pengelolaan keluarga, pendidikan anak, dan persaingan di tempat kerja, sehingga kaum muda sendiri sudah menjadi pelopor. Hampir tidak ada waktu untuk merawat orang tua di rumah pada siang hari.
Mempekerjakan perawat untuk orang tua?
Secara umum, jika ada lansia penyandang disabilitas dalam keluarga, maka akan dipekerjakan tenaga perawat khusus untuk merawat mereka, atau anak-anak harus mengalah dan merawat lansia penyandang disabilitas tersebut. Namun, model perawatan manual tradisional ini telah mengungkap banyak masalah.
Para pekerja perawatan seringkali gagal memberikan yang terbaik saat merawat lansia penyandang disabilitas, dan insiden pelecehan terhadap lansia oleh staf perawatan bukanlah hal yang jarang terjadi. Selain itu, biaya mempekerjakan seorang pekerja perawatan relatif tinggi, dan sulit bagi keluarga biasa untuk menanggung tekanan ekonomi tersebut. Pengunduran diri anak-anak untuk merawat lansia di rumah akan memengaruhi pekerjaan normal mereka dan meningkatkan tekanan hidup. Pada saat yang sama, bagi lansia penyandang disabilitas, terdapat banyak aspek yang memalukan dari perawatan manual tradisional, yang akan menyebabkan beban psikologis bagi lansia, dan beberapa lansia bahkan merasa sangat jijik.
Dengan cara ini, kehidupan tidak dapat dijamin, apalagi kehangatan perhatian. Oleh karena itu, sangat penting untuk menemukan model pensiun baru yang dapat beradaptasi dengan masyarakat modern. Sebagai respons terhadap masalah ini, robot perawatan toilet pintar pun lahir.
Jika kita tidak bisa selalu bersama para lansia untuk merawat mereka, biarkan robot perawat cerdas yang merawat para lansia tersebut! Selama anak-anak menyesuaikan mesin perawatan sebelum berangkat kerja, robot perawat toilet cerdas dapat secara cerdas menyelesaikan masalah toilet para lansia yang terbaring di tempat tidur.
Robot perawatan toilet cerdas ini dapat mendeteksi dan mengidentifikasi urin dan kotoran secara akurat dalam hitungan detik, menyedot kotoran, lalu melakukan proses pencucian dan pengeringan. Mudah dipakai, aman, dan higienis. Seluruh prosesnya cerdas dan sepenuhnya otomatis, melindungi privasi lansia, memungkinkan lansia untuk buang air besar dengan lebih bermartabat dan tanpa beban psikologis, serta sangat mengurangi beban kerja staf perawat dan anggota keluarga.
Bagi lansia penyandang disabilitas, desain humanis robot perawat cerdas untuk buang air besar dan kecil menghilangkan kebutuhan akan perawat dan anak-anak yang sering berganti pakaian dan membersihkan urinoir, serta tidak perlu khawatir terbaring di tempat tidur dalam waktu lama dan membebani keluarga. Tidak ada lagi tekanan fisik dan mental. Perawatan yang lebih mudah, lebih nyaman, dan lebih menyenangkan akan membantu lansia pulih secara fisik.
Bagaimana cara memberdayakan lansia penyandang disabilitas untuk mendapatkan kualitas hidup yang tinggi di usia senja mereka? Untuk menikmati masa tua dengan lebih bermartabat? Setiap orang akan menjadi tua suatu hari nanti, mungkin memiliki keterbatasan mobilitas, dan bahkan mungkin terbaring di tempat tidur suatu hari nanti. Siapa yang akan merawatnya dan bagaimana caranya? Hal ini tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan anak-anak atau perawat, tetapi membutuhkan perawatan yang lebih profesional dan cerdas.
Waktu posting: 15 Agustus 2023